Sabtu, 18 Desember 2010

BUNTIL DAUN TALAS


Buntil makanan Jawa Tengah ini mulai susah didapat, apalagi di Jakarta. Namun demikian terkadang di warung masih bisa ditemui buntil daun singkong atau daun papaya; Buntil daun talas?? Wah mungkin hampir tidak ada yang menjualnya. Buntil daun talas, yang lembut , ketika digigit sensani kelembutannya dipadu dengan bumbu yang gurih tidak akan tertandingi buntil daun papaya ataupun buntil daun singkong . Alasan kenapa tidak ada yang membuat , mungkin karena selain daun talas tidak ada yang jual ( walaupun banyak tumbuh dikebon2 dan di pematang sawah) ; alasan lain tidak tahu cara mengolahnya. Karena jika tidak telaten mengolahnya , bukan kelembutan buntil yang didapat tapi buntil terasa gatal.

Resep dasar aku dapatkan ketika jaman mahasiswa dulu, lagi KKN di daerah Kajen Kabupaten Pekalongan, melihat pematang sawah banyak ditanami pohon talas; tapi rimbunan daunnya tidak ada yang memanfaatkan untuk diolah sebagai masakan.
Ketika harus mengadakan bazaar untuk kunjungan Rektor; terpikir untuk memanfaatkan & mensosialisasikan daun talas menjadi makanan yang layak jual. Dengan resep dasar ibu dari seorang teman (Ngesti anak Kedokteran Undip dulu..sekarang dimana ya bu Dokter?..terima kasih untuk ibu ya..…); akhirnya pohon2 talas ini kami gunduli daunnya untuk kita olah menjadi buntil. Alhamdulilah puluhan buntil ludes terjual dalam sekejap….

Dengan semangat untuk melestarikan resep buntil dan memuaskan kekangenan sekali2 terhadap masakan ini; aku menaman pohon talas di halaman belakang....ketika musim hujan daun2 itu tumbuh subur dan siap
dipanen untuk diolah sebagai Buntil.



Dengan divariasi bahan tambahan, udang/teri medan ,telor, Kembangmangkok berbagi resep, buntil daun talas yang lembut dan bebas gatal…
Ini resepnya...




Bahan
- Daun talas yang muda (dari pohon talas yang batangnya ungu)
- Lidi/tusuk gigi






Isi :
½ butir Kelapa parut (yg agak muda seperti untuk urap)
Petai Cina (1 genggam (atau sesuai selera)
2 Cabe merah
3 Cabe hijau
¼ kg Udang
Teri medan (secukupnya)
1 butir telur
4 siung Bawang merah
4 siung Bawang putih
Ketumbar
1 ruas Kencur 1
Gula jawa secukupnya
Garam secukupnya

Kuah :
4 siung Bawang merah
3 siung bawang putih
2 Cabe merah besar (buang isinya)
Cabe rawit merah secukupnya
750 ml Santan kental
Gula jawa secukupnya
Garam
Daun Salam
1 ruas Lengkuas
Minyak untuk menumis bumbu


Cara Membuat :

1. Daun talas, setelah dipotong dari tangkainya , cuci bersih, kemudian dijemur sampai layu mendekati kering. Angkat cuci bersih lagi.
2. Buat bahan ISI Buntil :
a. Haluskan bumbu : bawang merah, bawang putih ketumbar, kencur, gula jawa, garam dan udang
b. Campurkan bumbu , kelapa parut, petai cina & teri medan, masukkan kocokan telur
Tambahkan irisan cabe merah dan cabe hijau.

3. Tumpuk 4 lembaran daun talas, taruh diatasnya 1 sendok bahan isi; bungkus dengan melipat; sematkan lidi. Lakukan sampai semua bahan isi habis.
4. Kukus lebih kurang 1 jam; dan tetap panaskan dalam dandang selama sekitar 1 jam dengan api kecil untuk benar-benar menghilangkan gatal .

5. Masak Kuah Buntil :
a. Haluskan bawang merah, bawang putih dan cabe merah besar
b. Tumis bumbu sampai berbau harum, tambahkan santan kental, daun salam, lengkuas yang telah digeprak, garam dan gula jawa.
c. Masak dan aduk terus sampai santan benar2 mendidih dan mengental namun jangan sampai pecah. Tambahkan cabe rawit merah dalam kuah. Matikan api.

6. Hidangkan bungkusan isi buntil (buang sematan lidinya dahulu) dan siram diatasnya dengan kuah Buntil.
(* untuk 15 bungkus)

6 komentar:

Unknown mengatakan...

Mbak, di belakang rumah saya ada banyak daun talas yg batangnya berwarna ungu, apakah memang bisa dikonsumsi? Wah saya tertarik mbak..

Bobi mengatakan...

Jadi kangen rasa buntil daun talas, tp di Jakarta ga ada

Unknown mengatakan...

aku masak sekali gatal.jaDinya

Unknown mengatakan...

Kok lama sekali ngukusnya mbak??
Saya sangat hobi sayur lumbu..
Di sayur asem, lodeh, garang asem pake kluwek juga nikmat...
Tp rasa gatalnya masihh aja ada

Unknown mengatakan...

Mau bibit nya boleh tidak. Klo boleh info ke bernadetteas@yahoo.com

Unknown mengatakan...

Talas ungu gatel. Pake tales yang batangnya ijo.