Minggu, 04 Januari 2009

Benarkah Namanya Markusa?

Bunga Markusa



Dua tahun lalu Asep, bekas pegawai ME, suami ngasih bibit tanaman buah dari Cianjur; katanya ,” Ibu mau bibit tanaman merambat; yg buahnya gede-gede, kuning warnanya, dan sebangsa markisa?". Langsung terbayang eloknya gelantungan buah kuning ranum disela-sela rimbunan daun hijau. Setekan batang sepanjang 30 cm-an pun kami tanam. Cepat subur dan rimbun daunnya dan sempat aku bikinkan rambatan dari bambu.

Sayang waktu musim hujan Desember tahun lalu, tanah sekeliling tanaman ini tergenang air hujan dan entah karena membusuk akarnya lama kelamaan batangnyapun layu. Pasrah, impian untuk punya tanaman menarik & ’asing’ inipun pupus. Subhanallah, ternyata aku masih diberi keberuntungan. Nggak tahu dari mana datangnya kok di atas pohon manggaku merimbun daun tanaman ini. Lha, setelah diurut sumbernya dari batang yg ternyata masih ada yang hidup dan segar, dan mungkin karena merambat di pohon mangga itulah tanaman ini mendapatkan asupan gizi yg cukup.


Tiga bulan lalu kulihat mulai muncul kembangnya. Kembang hijau bercampur ungu, cantik, bentuk bunga mirip bunga labu pun mulai bermunculan di atas pohon mangga. Wuih banyak amat! Nggak lama setelah mahkotanya layu dan berguguran, bonggolan buahpun muncul lebat bergelantungan bersaing dengan buah mangga yang memang sejak tiga bulan lalu mulai musim.


Baru minggu kemarin aku penasaran eh ini buah namanya apa ya? Kata suami buahnya kaya buah jaman purba (ada-ada saja). Kami telepon si Asep, katanya ini buah namanya Markusa. Bentuk buah bulat lonjong, mulus sebesar labu siam yang besar sempat aku timbang seberat 0.75 kg. Ketika muda buahnya warna hijau dan keras, lama kelamaan berwarna kuning seiring dengan matangnya si buah dan jadi empuk.


Agak susah juga memanennya karena bergelantungan di pucuk – pucuk pohon mangga. Aku coba ambil satu yg kuning dgn galah. Pyurrr...ketika aku tangkap hancur berantakan di tangan. Beralasan juga ya namanya Markusa, karena memang isinya sama persis dengan Markisa dan rasanya manis.
Panen Markusa

Ya.. ya Markisa kalau buahnya kecil, kalau besar namanya Markusa..... siapa ya yang beri nama? benarkah buah ini namanya Markusa?

Penasaran dengan rasanya, kami coba panen buahnya dan dikerok atau dikeluarkan isinya yang mirip dengan isi buah markisa. Kami coba blender dan saring, kemudian campur dengan air gula sedikit dan dinginkan. Woiii, segar bener rasanya persis kayak markisa. Yang jelas karena buahnya lebih besar, hanya butuh 4 buah markusa bisa kita dapatkan 1 teko jus markusa yang kental, segar dan mudah-mudahan menyehatkan. Anak-anak pun berebut menghabiskannya...(?)


Jus Markusa

6 komentar:

Da. Prabowo mengatakan...

Dipopulerkan aja
Insya Allah bisa jadi ladang uang

Unknown mengatakan...

lho?
kapan posting lagi?

endang fitri mengatakan...

tks..ini mulai posting lagi..

dian eka mengatakan...

masih punya buah markusa? sy membutuhkannya. trims

dian eka mengatakan...

halloo...saya membutuhkan buah markusa untuk obat. sy bisa pesan?

Unknown mengatakan...

Obat apa mba?